Panduan Strategi Kartu Pegangan Awal Poker

Penulis
Harry Elliott
Ditinjau oleh
Jeff Kimber
Tanggal Diperbarui
Sep 14, 2026
Waktu Baca
Waktu Baca 6 Menit

Memenangkan pot dalam poker bisa ditentukan oleh adanya pemahaman terhadap kartu pegangan awal atau tidak. Hal ini menjadi penting karena kartu yang Anda mainkan menentukan arah dari semua aksi berikutnya. Sederhananya, sebuah strategi poker yang menang dimulai dari kartu pegangan awal.

Panduan ini membahas konsep tersebut secara lebih mendetail dengan menunjukkan kartu pegangan awal mana yang sebaiknya dimainkan, dan yang lebih penting, cara memainkannya agar lebih menguntungkan. Dari peringkat kartu pegangan hingga posisi, ukuran tumpukan, dan kartu berurutan selambang, Anda akan mempelajari cara bermain menggunakan setiap jenis kartu pegangan awal untuk mendapatkan nilai maksimum.

Apa itu Kartu Pegangan Awal dalam Poker?

Kartu pegangan awal adalah kartu yang Anda terima selama babak taruhan awal. Kartu ini dibagikan setelah ante atau blind dipasang.

Tergantung pada jenis permainan, semua kartu hole Anda akan tersembunyi dari pemain lain di meja, atau hanya sebagian yang tersembunyi. Berikut ini adalah cara kartu hole dibagikan dalam tiga varian poker paling populer:

  • Texas Hold 'em = setiap pemain menerima dua kartu hole yang dibagikan tertutup setelah blind kecil dan blind besar dipasang.

  • Omaha = setiap pemain menerima empat kartu hole yang dibagikan tertutup setelah blind kecil dan blind besar dipasang.

  • Seven-Card Stud = setiap pemain menerima dua kartu hole yang dibagikan tertutup dan satu kartu dibuka setelah semua pemain memasang ante.

Mendapatkan kartu hole adalah bagian paling mudah dalam poker. Mengetahui cara memainkannya berdasarkan posisi, waktu, dan ukuran tumpukan adalah hal yang berbeda.

Sebelum kami menjelaskan cara menguasai keterampilan tersebut dan menjadi pemain poker yang lebih baik, mari kita lihat jenis kartu pegangan awal yang bisa Anda terima dan cara menilainya.

Jenis & Peringkat Kartu Pegangan Awal Poker

Berikut ini adalah jenis kartu pegangan awal yang biasanya digunakan pemain untuk melakukan taruhan, call, atau raise. Kami memberikan peringkat kartu pegangan awal ini dari yang kuat hingga yang lemah. Peringkat ini berguna, tetapi penting untuk diingat bahwa kekuatan itu relatif dalam poker.

Misalnya, pocket pair umumnya dianggap kuat. Namun, kartu ini mungkin tidak selalu kuat dalam setiap situasi. Oleh karena itu, kami menyarankan agar Anda tidak hanya mengandalkan peringkat ini. Peringkat ini kami gunakan sebagai cara untuk membedakan kartu pegangan awal dan memberi gambaran umum tentang posisi mereka dalam peringkat.

Pocket Pair

Peringkat = Kuat

Dua kartu dengan nilai identik dalam kartu pegangan Anda dikenal sebagai pocket pair. Dalam hal kekuatan, kami mengkategorikan pasangan kartu sebagai berikut:

  • Pair Premium = AA–JJ

  • Pair Menengah = TT–77

  • Pair Rendah = 66–22

Pocket pair adalah kartu pegangan yang kuat untuk dimainkan dari sebagian besar posisi. Namun, ada tiga hal yang perlu dipertimbangkan sebelum Anda melakukan taruhan, call, atau raise:

  1. Posisi Anda - secara umum, semakin awal giliran Anda untuk bertindak, semakin kuat pocket pair yang harus Anda miliki. Misalnya, jika Anda bermain di meja 9-max Texas Hold 'em, biasanya melakukan fold semua pocket pair di bawah tujuh (77) ketika berada di posisi awal adalah pilihan yang lebih baik.

  2. Tumpukan Anda - Anda bisa memainkan lebih banyak pocket pair saat memiliki banyak keping. Sebaliknya, Anda sebaiknya hanya memainkan pair premium ketika tumpukan keping Anda pendek.

  3. Varian - pocket pair adalah kartu pegangan yang kuat di Texas Hold 'em karena Anda hanya memiliki dua kartu hole. Di Omaha atau Stud, pair tidaklah sekuat itu karena setiap pemain memiliki lebih banyak kartu untuk dimainkan. Oleh karena itu, lebih mudah untuk membuat kartu pegangan yang lebih kuat daripada sekadar pair.

Kartu Broadway

Peringkat = Kuat

Kartu Broadway adalah As, King, Queen, Jack, 10. Disebut kartu Broadway karena mereka merupakan ”aktor utama” dalam poker. Ketika digabung untuk membentuk kartu pegangan lima kartu, kombinasi tersebut dikenal sebagai Broadway straight.

Alasan orang memainkan kartu Broadway adalah karena peringkatnya. Misalnya, jika Anda mendapatkan As-King selambang di Texas Hold 'em, Anda memiliki berbagai cara untuk membuat kartu pegangan yang kuat. Anda bisa membuat pair As atau pair King, keduanya bisa memenangkan tahap penentuan.

Anda juga bisa membuat dua pair, straight, flush, atau bahkan royal flush. Itulah sebabnya kartu Broadway menjadi kartu pegangan awal yang kuat, selama Anda memainkannya pada posisi yang tepat.

Hal utama yang perlu diperhatikan ketika Anda mendapatkan kartu tunggal Broadway adalah kicker. Misalnya, Anda mendapatkan satu As, contohnya A-6. Apakah Anda benar-benar ingin membuat pair As? Mungkin saja, tapi mungkin juga tidak.

Anda mungkin memenangkan pot jika lawan memiliki pair yang lebih lemah. Namun, bagaimana jika ini adalah pot yang dinaikkan dan lawan terus bertaruh ketika ada As di flop? Aksi mereka menunjukkan bahwa mereka juga mungkin memiliki As.

Jika itu terjadi, Anda bisa terjebak dalam pot besar karena sulit untuk melakukan fold ketikan memiliki pair kuat seperti As. Itulah mengapa kartu kicker menjadi penting. Cara terbaik untuk menghindari kerugian yang tidak perlu adalah memainkan kartu pegangan awal yang mengandung dua kartu Broadway atau, setidaknya, satu kartu Broadway dengan kicker yang kuat (misalnya sembilan atau kartu selambang).

Kartu Pegangan Selambang

Peringkat = Cukup Kuat

Kartu pegangan selambang memberi Anda peluang untuk membuat flush, yang sangat menguntungkan. Namun, seperti halnya dengan kartu pegangan Broadway, Anda membutuhkan kedua kartu untuk bekerja secara bersamaan. Artinya, Anda sebaiknya memiliki sebanyak mungkin kombinasi kartu pegangan yang bisa terbentuk (disebut juga outs).

Misalnya, jika Anda melakukan call terhadap raise dengan 10♠ 9♠, Anda bisa membuat pair yang cukup bagus (sepuluh), dua pair, straight, flush, atau bahkan straight flush. Sekarang, anggaplah Anda melakukan call terhadap raise dengan 10♠ 3♠. Kartu pegangan ini memiliki outs yang jauh lebih sedikit. Anda hanya bisa membuat pair, dua pair, atau flush.

Namun, dua pair Anda mungkin tidak terlalu kuat, dan kemungkinan besar Anda tidak ingin melakukan all-in dengan flush Anda. Jadi, sekali lagi, kita bisa melihat bahwa keselarasan antara kartu selambang sangat penting untuk membentuk kartu pegangan awal yang kuat.

Kartu selambang juga memperoleh keuntungan dari ekuitas poker yang lebih tinggi, terutama jika memiliki potensi straight dan flush.

Kartu pegangan awal selambang yang kami rekomendasikan untuk dimainkan adalah:

  • Kartu Berurutan Selambang, yaitu dua kartu selambang yang berurutan dalam nilai, seperti J♠ 10♠ atau 7♠ 6♠.

  • Kartu Selambang dengan Satu Celah, yaitu dua kartu selambang dengan satu celah di antara nilainya, seperti J♠ 9♠ atau 7♠ 5♠.

  • Kartu Selambang As, yaitu dua kartu selambang, salah satunya As (A♠ 2♠), sehingga Anda berpeluang membuat nut flush (alias flush terbaik yang dimungkinkan).

Kartu Pegangan Berurutan

Peringkat = Sedang

Yang sangat berkaitan dengan kartu berurutan selambang adalah kartu berurutan tidak selambang. Kartu pegangan awal seperti 10♦ 9♣ memberi Anda kesempatan untuk membuat straight.

Kartu semacam ini umumnya lebih bernilai dalam permainan yang menggunakan kartu bersama seperti Hold 'em dan Omaha karena memungkinkan Anda membuat straight dan dua pair yang lebih sulit diprediksi lawan. Dalam permainan Stud, di mana hampir semua kartu Anda bisa dilihat lawan, lebih mudah untuk melihat ketika seseorang berpotensi membentuk straight.

Peraturan penting yang harus diingat saat memainkan kartu berurutan tidak selambang adalah nilainya. Secara khusus, Anda menginginkan kartu-kartu tersebut memiliki nilai yang tinggi. Ini membuat kemungkinan Anda memiliki ujung straight terbaik lebih besar, dan bukan ujung terburuk.

Misalnya, jika Anda bermain Hold 'em dan papan menunjukkan 4♠ 5♣ 8♥ 9♦ J♣, dan Anda memiliki 6♥ 7♦. Anda telah membentuk straight nine-high (5k 6h 7w 8h 9w), yang merupakan kartu pegangan kuat.

Namun, Anda masih bisa kalah dari pemain yang memiliki Q-10 atau 10-7, karena mereka memiliki straight yang lebih baik. Oleh karena itu, Anda sebaiknya bermain ketika memegang kartu berurutan bernilai tinggi dibandingkan bernilai rendah.

Bagan kartu pegangan awal poker yang menunjukkan kekuatan kartu pegangan dari pasangan premium (AA–JJ) hingga kartu pegangan lemah, termasuk kartu pegangan berurutan seperti 10-9 offsuit serta potensinya untuk membentuk straight dalam Hold'em.

Kartu Lemah Offsuit

Peringkat = Lemah

Kategori terakhir yang perlu dibahas adalah kartu pegangan lemah. Ini adalah kartu yang tidak berurutan sama sekali, seperti 9♣ 4♦ dan kartu pegangan awal terburuk dalam Texas Hold'em, 7♠ 2♥.

Anda sebaiknya melakukan fold terhadap kartu pegangan ini dalam hampir setiap situasi. Satu-satunya waktu untuk memainkan kartu pegangan lemah adalah jika Anda berada di posisi yang kuat dan bisa membaca lawan dengan baik.

Tindakan ini sebaiknya disertai dengan tumpukan keping besar karena lebih sulit menggertak lawan ketika satu-satunya opsi mereka post-flop adalah fold atau all-in.

Pemilihan Kartu Pegangan: Mengapa Posisi, Waktu, dan Ukuran Tumpukan adalah Hal Penting

Sekarang setelah Anda memiliki pemahaman umum tentang jenis-jenis kartu pegangan yang bisa Anda mainkan dalam poker dan cara menggunakannya, mari kita bahas soal keterampilan.

Seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya, selain kartu yang Anda terima, pemilihan kartu pegangan didasarkan pada tiga hal: posisi, waktu, dan ukuran tumpukan. Berikut ini cara masing-masing variabel tersebut memengaruhi kartu pegangan yang Anda mainkan.

Peran Posisi dalam Strategi Memainkan Kartu Pegangan Awal

Kartu pegangan awal tidak bersifat universal. Memang benar bahwa AK (slick besar) adalah kartu pegangan awal yang kuat, tetapi dalam konteks apa? Apakah Anda akan mempertaruhkan seluruh tumpukan keping Anda dengan AK di fase gelembung sebuah turnamen besar ketika tiga pemain sudah melakukan all-in? Sebagian besar pemain tidak akan melakukannya.

Jadi, meskipun AK merupakan kartu pegangan awal yang sangat bagus dalam Texas Hold'em, hal itu tidak berarti Anda harus memainkannya tanpa mempertimbangkan situasi. Kita bisa membawa konsep ini selangkah lebih jauh dengan melihat faktor posisi.

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, dalam sebagian besar permainan full-ring, Anda sebaiknya melakukan fold terhadap pair kecil ketika berada di posisi awal. Logika yang sama bisa diterapkan pada setiap kartu pegangan awal. Semakin awal giliran Anda untuk bertindak, semakin ketat pula persyaratan kartu pegangan awal yang sebaiknya Anda mainkan. Konsep ini merupakan inti dari strategi preflop yang solid, baik dalam permainan uang tunai maupun turnamen.

Hal ini karena posisi sama bernilainya dengan informasi. Semakin akhir giliran Anda untuk bertindak, semakin banyak informasi yang Anda miliki. Lebih banyak informasi memungkinkan Anda untuk memperoleh gambaran yang lebih baik tentang seberapa kuat kartu pegangan Anda dibandingkan dengan pemain lain.

Sebagai contoh, anggaplah Anda berada di posisi tengah dengan pair tujuh. Ini kartu pegangan yang cukup kuat dan kemungkinan besar Anda akan melakukan raise jika semua pemain sebelum Anda melakukan fold. Namun, pemain di posisi pertama melakukan raise, dan pemain di sebelahnya melakukan re-raise. Pada titik ini, pair tujuh berubah dari kartu pegangan yang layak dimainkan menjadi kartu pegangan yang memaksa Anda melakukan fold.

Peraturan umum terkait posisi dan kartu pegangan awal adalah sebagai berikut: gunakan rentang yang ketat di posisi awal dan rentang yang lebih lebar di posisi akhir.

Bagan kartu pegangan awal poker berdasarkan posisi yang menunjukkan rentang kartu pegangan lebih ketat di posisi awal dan secara bertahap semakin lebar di posisi tengah, akhir, hingga tombol dalam Texas Hold'em.
Bagan kartu pegangan awal poker berdasarkan posisi yang menunjukkan rentang kartu pegangan lebih ketat di posisi awal dan secara bertahap semakin lebar di posisi tengah, akhir, hingga tombol dalam Texas Hold'em.

Waktu

Variabel kedua dari tiga variabel yang kita bahas adalah waktu. Seperti halnya posisi, faktor waktu bisa mengubah kartu pegangan yang layak dimainkan menjadi kartu pegangan yang sebaiknya Anda fold, dan sebaliknya. Berikut adalah sebuah skenario yang menunjukkan pentingnya faktor waktu:

Anda berada di fase gelembung sebuah turnamen Texas Hold'em. Anda memiliki tumpukan keping terbesar di meja dan berada di blind besar. Semua pemain melakukan fold hingga giliran pemain di posisi tombol yang memiliki tumpukan keping sedang. Pemain tersebut melakukan raise, dan pemain di blind kecil melakukan fold.

Anda memiliki kartu 8♠ 5♦. Dalam sebagian besar situasi, Anda akan fold kartu pegangan ini karena tergolong lemah. Namun, Anda menyadari bahwa terdapat tiga pemain dengan tumpukan keping pendek di meja yang berisiko tersingkir pada fase gelembung. Karena itu, Anda memutuskan untuk melakukan all-in.

Alasan melakukan all-in adalah karena lawan Anda hanya bisa melakukan call dengan kartu pegangan yang sangat kuat. Dalam kondisi ini, mereka tidak berada dalam risiko tersingkir. Oleh karena itu, meskipun wajar bagi mereka untuk melakukan raise dari posisi tombol dengan rentang kartu pegangan yang lebar, mereka tidak bisa melakukan call secara longgar.

Anda memahami hal ini, itulah sebabnya ini merupakan waktu yang tepat untuk melakukan all-in. Pemain yang melakukan raise pertama tidak ingin mempertaruhkan peluangnya untuk meraih hadiah uang. Oleh karena itu, kecuali mereka memegang pasangan queen atau lebih baik, kecil kemungkinan mereka akan melakukan call. Inilah cara Anda memanfaatkan faktor waktu untuk memenangkan pot dengan kartu pegangan awal yang lemah.

Ukuran Tumpukan dan Pemilihan Kartu Pegangan

Variabel terakhir yang perlu dipertimbangkan dalam memilih kartu pegangan awal adalah jumlah keping yang dimiliki. Anda sebaiknya lebih sadar risiko ketika memiliki tumpukan keping pendek, dan memainkan lebih banyak pot ketika memiliki tumpukan keping besar.

Kami tidak menyarankan Anda untuk melakukan fold terhadap semua kartu pegangan saat tumpukan keping Anda kecil atau bermain sembrono ketika memiliki banyak keping. Meski demikian, Anda memang memiliki keleluasaan untuk memainkan lebih banyak kartu pegangan ketika memiliki tumpukan keping besar.

Dengan tumpukan keping pendek, situasinya relatif lebih sederhana. Anda hanya perlu menunggu momen ketika Anda memegang kartu pegangan yang kuat atau ketika pemain- pemain setelah Anda kemungkinan besar akan melakukan fold. Jika salah satu dari dua kondisi tersebut terpenuhi, Anda bisa melakukan all in.

Saat memiliki tumpukan keping pendek, sebaiknya gunakan kartu pegangan seperti As selambang dan pasangan kecil untuk melakukan dorong all-in menghadapi pemain yang mudah melakukan raise. Kartu pegangan ini memiliki ekuitas yang cukup baik serta potensi untuk membuat lawan melakukan fold.

Ketika Anda memiliki tumpukan keping besar, fokus utama adalah lawan Anda dan tujuan permainan Anda:

  • Jika lawan Anda juga memiliki tumpukan keping besar, tujuan Anda adalah mendapatkan nilai dari mereka (yaitu, sebanyak mungkin keping).

  • Jika lawan Anda memiliki tumpukan keping sedang, tujuan Anda adalah memaksa mereka untuk melakukan fold.

  • Jika lawan Anda memiliki tumpukan keping pendek, tujuan Anda adalah menghukum mereka dengan kartu pegangan yang lebih kuat ketika mereka melakukan all-in.

Kartu pegangan yang Anda mainkan dalam setiap skenario tersebut akan ditentukan oleh ukuran tumpukan efektif (yaitu, jumlah keping maksimum yang dapat dimenangkan oleh siapa pun berdasarkan ukuran tumpukan keping Anda dan lawan). Anggaplah Anda ingin mengambil nilai dari sesama pemain dengan tumpukan keping besar.

Kartu berurutan selambang (suited connectors) sangat ideal dalam situasi seperti ini karena bisa membentuk kartu pegangan yang kuat tetapi sulit dibaca, seperti flush dan straight. Kartu pegangan tersebut sangat efektif untuk memenangkan pot besar ketika menghadapi pemain yang memegang kartu pegangan premium, seperti pair besar dan dua pair.

Inilah pola pikir yang perlu Anda terapkan ketika bermain poker melawan pemain pemula dan tingkat menengah. Permainan menjadi lebih sulit di meja taruhan tinggi, tetapi prinsip dasarnya tetap sama.

Kesimpulan

Mengetahui kartu pegangan mana yang akan Anda mainkan dan cara memainkannya merupakan kunci untuk menang dalam poker. Setiap orang bisa menggunakan bagan kartu pegangan awal poker untuk mendapatkan gambaran umum mengenai kartu yang sebaiknya dimainkan. Namun, banyak pemain baru mengira bahwa hal tersebut sudah cukup.

Faktanya, semua kartu pegangan awal bisa dimainkan dalam situasi tertentu. Pemain yang memahami hal inilah yang biasanya meraih hasil terbaik. Oleh karena itu, jika Anda ingin berkembang sebagai pemain poker, pikirkan kartu pegangan awal sebagai situasi, bukan sekadar kartu tertentu.

Mempelajari dan menghafal bagan kartu pegangan awal poker merupakan salah satu cara tercepat untuk meningkatkan strategi preflop Anda. Anda bisa melatih keterampilan ini melalui permainan uang virtual (uang mainan) dan freeroll. Kemudian, setelah Anda siap, beralihlah ke permainan uang sungguhan dan hadapi pemain lain dalam persaingan untuk melihat siapa yang bisa mengambil keputusan pre-flop paling tepat.

Pertanyaan Umum

Apa kartu pegangan awal terbaik dalam poker secara keseluruhan?

Kartu pegangan awal terbaik dalam poker adalah pair bernilai tinggi, seperti pocket as dan pocket king. Pocket queen dan AK selambang (juga dikenal sebagai Slick Besar) juga digolongkan sebagai kartu pegangan premium dalam Texas Hold'em. Dalam jenis permainan poker lainnya, seperti Omaha, kartu berurutan selambang juga merupakan kartu pegangan awal yang kuat.

Mengapa posisi penting dalam memilih kartu pegangan awal?

Posisi bisa mengubah kartu pegangan yang sangat kuat menjadi lemah, dan sebaliknya, karena faktor informasi. Berada di posisi yang baik berarti Anda memiliki lebih banyak informasi, yang pada akhirnya memungkinkan Anda mengambil keputusan yang lebih baik, baik dengan kartu pegangan awal yang lemah maupun yang kuat. Oleh karena itu, kekuatan kartu pegangan Anda sebaiknya ditentukan tidak hanya oleh kartunya, tetapi juga oleh posisi Anda. Inilah alasan mengapa posisi merupakan salah satu komponen paling krusial dalam setiap strategi poker yang sukses.

Apakah peringkat kartu pegangan awal berbeda antara Omaha dan Hold'em?

Ya, meskipun terdapat beberapa kesamaan dalam peringkat kartu pegangan, persyaratan kartu pegangan awal di Omaha berbeda dengan Hold'em. Konsep terpenting dalam pemilihan kartu pegangan awal di Omaha adalah kartu berurutan. Secara khusus, Anda menginginkan keempat kartu saling berurutan seoptimal mungkin, baik dari segi nilai maupun jenis kartu. Hal ini tidak terlalu penting dalam Hold'em.

Apa kartu pegangan awal terbaik dalam poker secara keseluruhan?

Kartu pegangan awal terbaik dalam poker adalah pair bernilai tinggi, seperti pocket as dan pocket king. Pocket queen dan AK selambang (juga dikenal sebagai Slick Besar) juga digolongkan sebagai kartu pegangan premium dalam Texas Hold'em. Dalam jenis permainan poker lainnya, seperti Omaha, kartu berurutan selambang juga merupakan kartu pegangan awal yang kuat.

Apakah peringkat kartu pegangan awal berbeda antara Omaha dan Hold'em?

Ya, meskipun terdapat beberapa kesamaan dalam peringkat kartu pegangan, persyaratan kartu pegangan awal di Omaha berbeda dengan Hold'em. Konsep terpenting dalam pemilihan kartu pegangan awal di Omaha adalah kartu berurutan. Secara khusus, Anda menginginkan keempat kartu saling berurutan seoptimal mungkin, baik dari segi nilai maupun jenis kartu. Hal ini tidak terlalu penting dalam Hold'em.

Mengapa posisi penting dalam memilih kartu pegangan awal?

Posisi bisa mengubah kartu pegangan yang sangat kuat menjadi lemah, dan sebaliknya, karena faktor informasi. Berada di posisi yang baik berarti Anda memiliki lebih banyak informasi, yang pada akhirnya memungkinkan Anda mengambil keputusan yang lebih baik, baik dengan kartu pegangan awal yang lemah maupun yang kuat. Oleh karena itu, kekuatan kartu pegangan Anda sebaiknya ditentukan tidak hanya oleh kartunya, tetapi juga oleh posisi Anda. Inilah alasan mengapa posisi merupakan salah satu komponen paling krusial dalam setiap strategi poker yang sukses.

Apa kartu pegangan awal terbaik dalam poker secara keseluruhan?

Kartu pegangan awal terbaik dalam poker adalah pair bernilai tinggi, seperti pocket as dan pocket king. Pocket queen dan AK selambang (juga dikenal sebagai Slick Besar) juga digolongkan sebagai kartu pegangan premium dalam Texas Hold'em. Dalam jenis permainan poker lainnya, seperti Omaha, kartu berurutan selambang juga merupakan kartu pegangan awal yang kuat.

Apakah peringkat kartu pegangan awal berbeda antara Omaha dan Hold'em?

Ya, meskipun terdapat beberapa kesamaan dalam peringkat kartu pegangan, persyaratan kartu pegangan awal di Omaha berbeda dengan Hold'em. Konsep terpenting dalam pemilihan kartu pegangan awal di Omaha adalah kartu berurutan. Secara khusus, Anda menginginkan keempat kartu saling berurutan seoptimal mungkin, baik dari segi nilai maupun jenis kartu. Hal ini tidak terlalu penting dalam Hold'em.

Mengapa posisi penting dalam memilih kartu pegangan awal?

Posisi bisa mengubah kartu pegangan yang sangat kuat menjadi lemah, dan sebaliknya, karena faktor informasi. Berada di posisi yang baik berarti Anda memiliki lebih banyak informasi, yang pada akhirnya memungkinkan Anda mengambil keputusan yang lebih baik, baik dengan kartu pegangan awal yang lemah maupun yang kuat. Oleh karena itu, kekuatan kartu pegangan Anda sebaiknya ditentukan tidak hanya oleh kartunya, tetapi juga oleh posisi Anda. Inilah alasan mengapa posisi merupakan salah satu komponen paling krusial dalam setiap strategi poker yang sukses.